3 Sikap Yang Harus Kamu Miliki Terhadap Janji Tuhan 

Diterbitkan Dikategorikan dalam Bible Study Tak ada komentar pada 3 Sikap Yang Harus Kamu Miliki Terhadap Janji Tuhan 

 

 

 

🎶Kau yang mulai kau yang mengakhiri

🎶Kau yang berjanji kau yang mengingkari

 

Apakah Tuhan seperti lirik lagu dangdut Kegagalan Cinta? 

 

Kejadian 25:21 (TB)  Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung. 

 

Tuhan menjanjikan keturunan Abraham akan seperti pasir di pantai dan bintang di langit, tapi mengapa istrinya Sarah mandul? Kemudian Ishak pun menikahi Ribka yang mandul? Apakah Tuhan ingkar janji? 

 

Bro Sis, 

Seringkali kita merasa Tuhan tidak menjawab janji – janji-Nya, padahal ada beberapa kemungkinan dari hal itu : 

  • Belum waktunya. 
  • Ada syarat dari janji itu yang belum kita jalankan. 
  • Memang Tuhan tidak janjikan. 

Nah, kalau belum waktunya, sikap seperti Ishaklah yang harus kita miliki : 

 

Kejadian 25:21 (TB)  Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung.

 

Ishak tetap percaya kepada Tuhan, dia berdoa dan memohon pada Tuhan kemudian dia dengan sabar menanti jawaban Tuhan. 

 

Yang kedua, kita harus berkaca pada diri sendiri apakah ada hal-hal yang Tuhan inginkan kita berubah sebelum Ia menjawab janji. Temukan itu dan ubahkanlah! 

 

Pemazmur memohon kepada Tuhan : 

Mazmur 26:2;139:23  Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. 

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku. 

 

Yang terakhir, jika Tuhan tidak berjanji, lebih baik kita lupakan dan fokus pada hal lain. 

Seringkali saya melihat orang-orang yang frustasi bahkan menyalahkan Tuhan. Mereka menuduh Tuhan tidak mendengarkan mereka dan ingkar janji. Setelah ditelaah lebih dalam, yang mereka tuntut tak pernah Tuhan janjikan. 

 

🕯 Salah satu janji Tuhan yang sering saya salah artikan adalah Matius 28:18-20. Saya menangkap bahwa Tuhan menjanjikan saya untuk memenangkan banyak jiwa, bahkan seluruh dunia. Dilihat juga dari banyaknya murid Yesus yang dibaptis dalam Kitab Kisah Para Rasul. 

🕯 Hal itu tidak salah dan ada benarnya. Namun Tuhan tidak menjanjikan hasil. Menjadikan seluruh bangsa murid Yesus adalah amanah. Yang Tuhan janjikan adalah menyertai saya dalam penginjilan, sebagai murid Yesus, sampai kepada akhir jaman. 

🕯 Pemahaman ini membantu saya untuk tidak mengharapkan hasil dan percaya saja dengan prosesnya. Dalam memberitakan kabar baik, saya berfokus untuk bertumbuh menjadi pribadi yang benar serta bijaksana dalam menyampaikan kebenaran. Saya percaya hasil ada di tangan Tuhan. 

 

1 Korintus 3:6 (TB)  Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. 

 

Oleh karena itu Bro Sis, 

  • Percaya dan sabar menantikan janji Tuhan! 
  • Selidiki dan pikiran apakah kita sudah layak menerima janji-Nya!
  • Jangan memaksakan diri jika Tuhan tidak menjanjikannya! 

 

Percayalah bahwa Tuhan bukanlah Tuhan yang ingkar janji! 

Di dalam Dia kamu tidak akan mengalami kegagalan cinta 😍 

Bagikan Ini:

Oleh Eka Karnawan

Seorang dokter gigi yang cinta Tuhan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOMBAPA Ijinkan kami memberi notifikasi update terbaru kepada Anda.
Tidak
Ijinkan Notifikasi