Memiliki Hati Seperti Ini Tidak Akan Membuatmu Takut Kehilangan Apapun

Diterbitkan Dikategorikan dalam Bible Study Tak ada komentar pada Memiliki Hati Seperti Ini Tidak Akan Membuatmu Takut Kehilangan Apapun

 

 

Apa yang kamu andalkan dalam hidup ini? 

Atau, hal apa yang membuatmu bahagia ketika mendapatkannya? 

Sebaliknya, hal apa yang membuatmu sedih atau kecewa ketika gagal meraihnya? 

 

Yesaya 3 : 1-3 

Maka sesungguhnya Tuhan, TUHAN semesta alam,

akan menjauhkan dari Yerusalem dan dari Yehuda

setiap orang yang mereka andalkan,

segala persediaan makanan dan minuman:

pahlawan dan orang perang,

hakim dan nabi,

petenung dan tua-tua,

perwira dan orang yang terpandang,

penasihat dan ahli sihir,

dan orang yang paham mantera.

 

Raja Ahas dan rakyat Yehuda mengandalkan kekuatan Kerajaan Asyur untuk melawan Kerajaan Syria dan Israel bersatu lebih daripada percaya kepada janji Tuhan. Akhirnya Tuhan bersumpah akan mengambil semua yang mereka andalkan. 

 

Jadi, apakah yang kamu andalkan?

Harta dan kekayaan?

Pendidikan dan kedudukan?

Prestasi dan menjadi terkenal? 

 

Apa yang membuatmu bahagia? 

Berkat dan rejeki?

Suami atau istri yang mengasihi?

Anak yang berprestasi? 

Usaha yang berhasil?

 

Bro Sis, 

Percayalah bahwa Tuhan yang dapat memberi dan Dia pula yang dapat mengambilnya. 

Tuhan dapat merenggut apapun yang kamu andalkan dalam hidup ini supaya kau sadar dan percaya bahwa Dialah satu-satunya yang dapat kamu andalkan. 

 

🕯️Sebagai seorang dengan bahasa kasih kata-kata dukungan, saya sekarang menyadari bahwa ternyata saya menjadikan hal itu sebagai andalan bagi saya untuk melakukan segala hal. Sehingga sukacita dan semangat dalam mengasihi serta melayani sangat mudah tercuri ketika dukungan atau penghargaan tidak saya dapatkan. 

🕯️Tuhan baik, lewat perenungan harian Dia berbicara dan menguatkan saya bahwa Dialah satu-satunya yang saya dapat andalkan. Tuhanlah yang mengasihi dan menghargai apapun keadaan saya hari ini. Saya diyakinkan kembali untuk menjalani proses yang benar yaitu melayani dan mengasihi tanpa mengharapkan penghargaan dari orang lain. 

 

Sama seperti Rasul Paulus pernah menulis : 

Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.

(https://alkitab.me/in-tb/1%20Korintus/9/18

Bagikan Ini:

Oleh Eka Karnawan

Seorang dokter gigi yang cinta Tuhan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOMBAPA Ijinkan kami memberi notifikasi update terbaru kepada Anda.
Tidak
Ijinkan Notifikasi