Mujizat dan Berkat Membuat Orang Bertobat? Belum Tentu! Simak Kisah Ini!

Diterbitkan Dikategorikan dalam Bible Study, Mujizat Tak ada komentar pada Mujizat dan Berkat Membuat Orang Bertobat? Belum Tentu! Simak Kisah Ini!

 

 

Pernahkah kamu berjanji kepada Tuhan untuk berubah jika Dia menjawab doamu? 

Apa yang terjadi setelah doamu terjawab? Apakah kamu masih menepatinya? 

 

Kisah Para Rasul 14 : 8-13 

Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya dan lumpuh sejak ia dilahirkan dan belum pernah dapat berjalan.

Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Dan Paulus menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan.

Lalu kata Paulus dengan suara nyaring: “Berdirilah tegak di atas kakimu!” Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian ke mari.

Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berseru dalam bahasa Likaonia: “Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia.”

Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara.

Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu.

 

Dari kisah ini sama-sama kita lihat bahwa mujizat yang dilakukan Paulus dan Barnabas tidak membawa orang-orang di Kota Listra untuk bertobat. Mereka justru semakin menyembah allah-allah mereka. Injil yang diajarkan oleh kedua rasul itu sama sekali tidak mereka pedulikan. 

Saya percaya bahwa berkat dan mujizat akan menguatkan iman orang-orang yang sudah percaya pada Injil. Namun bagi orang yang belum atau tidak percaya, terus terang kedua hal itu tidak mengubahkan apapun selain membawa ketakjuban. 

Saya tidak menyarankan kita berjanji untuk berubah jika Tuhan sudah menjawab doa dan keinginan kita. Jujur hal itu sedikit faedahnya. Kita mungkin bisa berubah, namun sifatnya hanya sementara. Ketika kehidupan mulai susah, kitapun akan kembali kepada pola yang sama. 

Lihatlah orang-orang yang mempersembahkan korban kepada Paulus dan Barnabas, mereka juga yang pada akhirnya melempari batu Paulus sampai hampir mati dan membuangnya keluar kota. 

(https://alkitab.me/in-tb/Kisah%20Para%20Rasul/14/19

 

🕯️Saya pribadi masih mengharapkan berkat dan mujizat lebih daripada bertekun dalam proses yang benar. Hal ini mengakibatkan semangat saya gampang turun dan berhenti. 

🕯️Namun Tuhan baik, ada beberapa prinsip kebenaran yang dengan tekun saya jalani, seperti meminta nasihat dan arahan serta update kepada mentor rohani, dating tiap weekend dengan istri, waktu bersama dengan anak tiap malam serta keluar mengasihi teman-teman setiap minggu. 

🕯️Memang hasilnya tidak terlihat saat ini juga, namun saya mulai percaya dengan proses yang benar semua pasti akan indah pada waktunya. 

 

Teman dan Sahabat, 

Kamu percaya pada proses yang benar atau hasil yang instan? 

Kamu ingin simsalabim pernikahanmu menjadi sempurna? Ataukah kamu mau bertekun mengambil peranmu sebagai istri atau suami? 

Kamu ingin tiba-tiba menang lotere 1 milyar atau bertumbuh menjadi orang yang disiplin dan bertekun? 

Kamu ingin langsung berbuah jiwa yang banyak ataukah mengembangkan diri untuk pribadi yang lebih mengasihi? 

 

Baca Alkitabmu!

Manakah tokoh Alkitab yang pertobatannya nyata dan kekal? 

Yang berubah karena mujizat Tuhan? 

Ataukah yang dengan tekun hidup dalam rancangan Tuhan?

 

“When God doesn’t grant your miracles, remember that you are the miracle he sent for somebody else.

~ Nick Vujicic

Bagikan Ini:

Oleh Eka Karnawan

Seorang dokter gigi yang cinta Tuhan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOMBAPA Ijinkan kami memberi notifikasi update terbaru kepada Anda.
Tidak
Ijinkan Notifikasi