Merasa Hidupmu Kurang Diberkati? Mungkin Kamu Belum Melakukan Ini

Diterbitkan Dikategorikan dalam Bible Study Tak ada komentar pada Merasa Hidupmu Kurang Diberkati? Mungkin Kamu Belum Melakukan Ini

 

 

Pernahkah kamu berusaha menginginkan sesuatu namun sepertinya gagal dan gagal lagi? 

Pernahkah kamu merasa usaha yang kamu lakukan sepertinya tidak pernah Tuhan berkati? 

 

Nehemia 13 : 1-3 

Pada masa itu bagian-bagian dari pada kitab Musa dibacakan dengan didengar oleh rakyat. Didapati tertulis dalam kitab itu, bahwa orang Amon dan orang Moab tidak boleh masuk jemaah Allah untuk selamanya.

Karena mereka tidak menyongsong orang Israel dengan roti dan air, malah mengupah Bileam melawan orang Israel supaya dikutukinya. Tetapi Allah kami mengubah kutuk itu menjadi berkat.

Ketika mereka mendengar pembacaan Taurat itu mereka memisahkan semua peranakan dari orang Israel.

 

Ketika dibacakan kitab Musa kepada rakyat yang pulang ke Yerusalem, didapati bahwa orang Amon dan orang Moab tidak boleh masuk jemaah Allah. Seketika itu juga rakyat memisahkan diri dari semua peranakan dari kedua bangsa tersebut. 

 

Bro Sis, 

Ketika kita merasa sepertinya Tuhan tidak bekerja dalam hidup kita, mungkin saja ada bagian dari hidup kita yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Ada bagian-bagian yang harus kita singkirkan atau yang belum kita lakukan : 

👉 Pernikahan yang harmonis, mungkin kita belum mengambil peran kita sebagai suami atau istri. 

👉 Keuangan yang sehat, mungkin jadwal kita tidak menggambarkan bahwa kita memprioritaskan Tuhan dan Kerajaan-Nya saat bekerja atau membangun usaha. 

👉 Good enough parenting, mungkin kita tidak membangun koneksi dengan anak sebelum memberi nasihat. 

Seperti mobil di bengkel yang tidak mau nyala sebelum semua bagiannya terpasang dengan sempurna, demikianlah hidup kita jika ingin diberkati oleh Tuhan. 

 

“Tapi ada orang yang korupsi dan kerjanya tipu–tipu, hidupnya enak-enak saja. Beserta istri dan anak-anaknya sering jalan-jalan ke luar negeri. Bagaimana dengan itu?” mungkin ada yang bertanya demikian. 

 

Bro Sis, hidup seperti itukah yang kita mau? 

Hidup yang mengkhianati hati nurani? Hidup tanpa damai sejahtera? Hidup yang bagai telur emas di ujung tanduk? 

Bapa di Sorga yang begitu mengasihi kita sangat ingin hidup kita berkelimpahan di dalam kasih karunia-Nya. Dia ingin kita menikmati hidup damai sejahtera sejati. Dia ingin kita menjalani hidup dengan hati nurani yang bersih. Maukah kamu hidup yang demikian? 

 

🧂Merenungkan hal ini memuat hati saya tertusuk. Karena ada bagian-bagian yang saya langgar, yang saya anggap kecil, namun mengganggu hati nurani saya. Dengan saat teduh hari ini, saya memutuskan untuk lebih serius lagi menyingkirkan hal-hal yang membuat tangan murah Tuhan tidak bekerja dalam hidup saya. 

 

Bro Sis, 

Tuhan sangat ingin memberkati kita. 

Dia sangat ingin kita hidup berkelimpahan di dalam kasih karunia-Nya. 

Dia ingin kita menikmatinya di dalam damai sejahtera. 

Oleh karena itu, marilah kita sama-sama menguduskan dan menyucikan diri. 

Marilah kita singkirkan hal sekecil apapun yang membuat kita menjauh dari-Nya. 

Marilah kita hidup sesuai dengan rancangan-Nya. 

 

Never be afraid to trust an unknown future to a known God.

Bagikan Ini:

Oleh Eka Karnawan

Seorang dokter gigi yang cinta Tuhan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOMBAPA Ijinkan kami memberi notifikasi update terbaru kepada Anda.
Tidak
Ijinkan Notifikasi