Overthinking About How To Build A Fellowship 

Diterbitkan Dikategorikan dalam Bible Study Tak ada komentar pada Overthinking About How To Build A Fellowship 

Kita seringkali overthinking tentang bagaimana membangun persekutuan. Padahal syaratnya sederhana sekali : 

Kisah Para Rasul 5:12 (TB) Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat.

 

Mangan ora mangan sing penting ngumpul.‘ Itulah pepatah suku Jawa yang artinya ada makanan atau tidak, yang penting kumpul. Karena semakin sering kita kumpul, semakin eratlah persekutuan yang dibangun.

 

Pada ayat di atas terkesan orang-orang berkumpul karena rasul-rasul mengadakan banyak tanda dan mujizat. Namun dalam sebuah terjemahan Alkitab, mereka berkumpul karena common consent, atas keinginan bersama. Murid-murid Yesus yang pertama berkumpul karena mereka ingin bertemu. Mujizat atau tanda dari para rasul hanyalah bagian dari persekutuan mereka.

 

🕯 Di jemaat Bitung sekarang seringkali terjadi pertemuan – pertemuan yang tidak direncanakan. Entah itu ngumpul sambil bakar-bakar ikan, olahraga pagi bareng dan ngopi-ngopi malam. Ada yang mendoakan orang-orang sakit serta singgah malam – malam untuk sekadar ngobrol.

🕯 Sangat wajar jika persekutuan jemaat Bitung semakin kuat dan semakin banyak orang yang bersuka cita. Bahkan ada beberapa teman yang suka bergabung dan merasa memiliki persekutuan kami.

 

Bro Sis,

👉Gak perlu overthinking tentang bagaimana membangun persekutuan!

👉Cukup miliki hati untuk rindu selalu bertemu dengan saudara-saudaramu!

👉Buat janjian! Datang dadakan! Blusukan antar rumah!

 

Ngapain Bro ?

💡 Bakar-bakar ikan. BBQ. Karaoke. Ngopi – ngopi. Ngobrol-ngobrol. Ketawa-ketiwi.

💡 Jangan lupa sharing hidup, sharing beban dan sharing impian.

💡 Pasti deh grupmu akan sesolid MU jaman Sir Alex atau AC Milan jaman Arrigo Sacchi.

💡 Dan pertumbuhan akan Tuhan kirim dengan sendirinya.

 

Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

 

 

Bagikan Ini:

Oleh Eka Karnawan

Seorang dokter gigi yang cinta Tuhan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOMBAPA Ijinkan kami memberi notifikasi update terbaru kepada Anda.
Tidak
Ijinkan Notifikasi